Salah satu peran pemerintah dalam pengelolaan
pembangunan adalah penanggulangan masalah pengangguran. Dimana pengelolaan
utama yang dilakukan pemerintah adalah untuk menangani masalah buruh, tata guna
lahan di pedesaan dan pemajakan serata penyerapan tenaga kerja, Selama ini
peran pemerintah sebenarnya sudah ada, terlihat dengan adanya berbagai lembaga
yang dibentuk pemerintah dalam menyalurkan tenaga kerja. Lembaga tersebut ada
yang bergerak untuk menyalurkan tenaga kerja di perusahaan dalam negeri,
perusahaan BUMN, maupun penyaluran tenaga kerja yang ada di luar negeri.
Walaupun demikian peran pemerintah ini masih dianggap belum maksimal. Hal ini,
terlihat pada pelaksanaan yang ada pada saat ini dimana l;embaga penyalurab
tenaga kerja yang ada hanya dalam pelaksanaannya masih kurang berjalan dengan
baik. Selain itu, pada saat ini lambaga penyaluran tenaga kerja yang paling
banyak diminati adalah lembaga penyaluran tenaga kerja di luar negeri walaupun
sebagai pembantu runah tangga, yang tentunya tidak mambutuhkan pendidikan
tinggi sebagai persyaratannya. Namun, seolah-olah pemerintah terus menyalurkan
tenaga kerja di luar negeri sebagai jalan menangani masalah penganguran di
Indonesia, walaupun sudah banyak berbagai kasus yang menimpa tenaga kerja di
luar negeri. Sedangkan, usaha yang dilakukan pemerintah daerah masih terlihat
kurang cerdas dan imajinatif dalam penanganan masalah pengangguran di
daerahnya.
Penanggulangan masalah pengangguran ini
seharusnya dilaksanakan dengan memperhatikan potensi daerah masing-masing
wilayah di Indonesia yang berbeda antara satu dengan yang lain. Dengan demikian
maka peran pemerintah daerah dalam menangani masalah penganguran di daerahnya
sendiri menjadi prioritas utama. Kaitannya dengan potensi daerah seharusnya
pemerintah daerah melihat potensi tersebut ubtuk menciptakan lapangan kerja
baru. Misalnya; di sebuah wilayah yang berpotensi dalam hal pariwisata
pemerintah daerah harus melihat peluang untuk menciptakan lapangan kerja bagi
warganya dengan mendirikan lembaga-lembaga pelatihan yang bergerak dalam
pembuatan kerajinan tangan yang nantinya dapat dipasarkan kepada wisatawan yang
datang, selain itu pemerintah daerah juga harus mengelola tempat pariwisata
tersebut supaya tetap menarik dan bahkan dapat berkembang.
Pendirian usaha padat karya yang diatur
pemerintah juga sangat penting, karena dengan industri padat karya ini mampu
mengyerap banyak angkatan kerja di sekitar. Pemerintah juga harus memperhatikan
masalah kapitalisme yang semakin lama semakin menaungi perekonomian manusia.
Kapitalisme menumbuhkan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia bahkan
investor asing dengan leluasa mampu menanamkan modalnya di Indonesia.
Pemerintah sebagai pemegang wewenang untuk mengatur perekonomian negara harus
mampu memberikan peraturan yang tegas supaya perusahaan asing yang ada di
Indonesia mampu menyerap tenaga kerja Indonesia dengan kuota yang besar, tidak
seperti selama ini yang justru bekerja hanya sebagai pekerja kasar bagi
perusahaan asing di negeri sendiri, dan untuk duduk sebagai tenaga ahli
tentunya membutuhkan pendidikan yang cukup. Sehingga, pada akhirnya pemerintah
juga harus memperhatikan pendidikan demi kesejahteraan rakyatnya. Pendidikan
disinai dapat berupa peningkatan mutu pendidikan formal maupun peningkatan mutu
lembaga pelatihan dan penyaluran tenaga kerja.
Upaya lain yang dapat dilakukan pemerintah
adalah dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terutama kepada pengusaha
kecil dan menengah berupa kredit dengan bunga ringan. Dengan demikian maka
usaha kecil dan menengah akan tumbuh semakin pesat dan berkembang yang tentunya
akan menyerap tenaga kerja yang ada.
Apabila hal ini sudah dapat dilaksanakan maka
pemerintah harus senantiasa memelihara sistem yang ada, seperti yang dungkapkan
teoritisi sosiologi modern Talcott Parsons dimana setiap sistem sosial akan
mengalami adaptasi atau penyesuaian diri, dalam hal ini dengan lingkungan yang
semakin berubah. Kemudian diikuti dengan pencapaian tujuan yang diharapakan
untuk mencapai tujuan tersebut dilaksanakan dengan cara pengintegrasian
masing-masing sistem dan pola. Dan yang terakhir adalah pemeliharaan
sistem-sistem atau pola tersebut.

No comments:
Post a Comment