Kini hirup pikuk kehidupan, serasa semakin keras dalam mengahdapi perkembangan zaman. Namun, Santri tak pernah gentar dalam menghadapi perkembangan dan tantangan zaman.
Berbangga hatilah, bagi kalian yang masih memiliki kesempatan untuk Nyantri.Hal tersebut tak banyak orang faham akan keistimewaan didalam identitas Kesantrian. Karena sesungguhnya seorang santri adalah Individu yang memiliki loyalitas besar terhadap Keagamaan dan Kebangsaan.
Disitulah jiwa nyentrik kesantrian hadir untuk menjawab keadaan zaman. lalu mengapa santri selalu menjadi sorotan sejauh mata dunia memandang dengan penuh kekaguman?
Itu semua, karena Santri selalu mampu mengaktualisasikan perkembangan zaman dengan mengkreasikanya kedalam budaya peradaban yang mampu menghadirkan kearifan, sehingga dari kearifan itulah terbentuk sebuah kedamian dan kesejukan mata dunia ketika memandang.
Santri hadir untuk mampu mengkreasi hiruk pikuk problematika zaman dengan kemasan yang positif untuk Agama dan Bangsa.
Bisa kita rasakan tatapan mata dunia yang terkagum-kagum dengan lembaga Pondok Pesantren yang mampu dan eksis dalam menjawab tantangan zaman.
Itu semua karena Santri adalah Sang Penerus Estape perjuangan Peradaban Pendidikan.
Dalam menyambut kontestasi KEMERDEKAAN INDONESIA YANG KE-73 mengutip perkataan sang proklamator bangsa indonesia :
“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)
Santri percaya bahwa kemerdekaan di atas tumpah darah para kyai dan ulama.
Dawuh kyai :
حب الوطن من الإيمان
"Nasionalisme merupakan Ruh Keimanan"
Oleh karenanya,mengisi semangat juang para kyai untuk menjaga NKRI dan Pemersatu Ummat merupakan jihad pesantren menjaga negri.
AIS Banten mengucapkan : "Dari Santri Padamu Damailah Negri."
Penulis : Uta Muhtadin

No comments:
Post a Comment