Wednesday, August 15, 2018

PENDIDIKAN KLASIK SEMAKIN MENARIK MENYONGSONG KEMERDEKAAN INDONESIA LEBIH NYANTRI




Kini hirup pikuk kehidupan, serasa semakin keras dalam mengahdapi perkembangan zaman. Namun, Santri tak pernah gentar dalam menghadapi perkembangan dan tantangan zaman. 

Berbangga hatilah, bagi kalian yang masih memiliki kesempatan untuk Nyantri.Hal tersebut tak banyak orang faham akan keistimewaan didalam identitas Kesantrian. Karena sesungguhnya seorang santri adalah Individu yang memiliki loyalitas besar terhadap Keagamaan dan Kebangsaan.

Disitulah jiwa nyentrik kesantrian hadir untuk menjawab keadaan zaman. lalu mengapa santri selalu menjadi sorotan sejauh mata dunia memandang dengan penuh kekaguman?


Itu semua, karena Santri selalu mampu mengaktualisasikan perkembangan zaman dengan mengkreasikanya kedalam budaya peradaban yang mampu menghadirkan kearifan, sehingga dari kearifan itulah terbentuk sebuah kedamian dan kesejukan mata dunia ketika memandang.

Santri hadir untuk mampu mengkreasi hiruk pikuk problematika zaman dengan kemasan yang positif untuk Agama dan Bangsa. 

Bisa kita rasakan tatapan mata dunia yang terkagum-kagum dengan lembaga Pondok Pesantren yang mampu dan eksis dalam menjawab tantangan zaman. 

Itu semua karena Santri adalah Sang Penerus Estape perjuangan Peradaban Pendidikan.

Dalam menyambut kontestasi KEMERDEKAAN INDONESIA YANG KE-73 mengutip perkataan sang proklamator bangsa indonesia : 
“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)

Santri percaya bahwa kemerdekaan di atas tumpah darah para kyai dan ulama.
Dawuh kyai :

حب الوطن من الإيمان 

"Nasionalisme merupakan Ruh Keimanan"

Oleh karenanya,mengisi semangat juang para kyai untuk menjaga NKRI dan Pemersatu Ummat merupakan jihad pesantren menjaga negri.

AIS Banten mengucapkan : "Dari Santri Padamu Damailah Negri."

Penulis : Uta Muhtadin

ARTIKEL PENDIDIKAN KELASIK SEMAKIN MENARIK

ARTIKEL PENDIDIKAN KELASIK SEMAKIN MENARIK

Karya: Uta.Muhtadin


Kini hirup pikuk kehidupan, serasa semakin keras dalam mengahdapi perkembangan zaman. Namun, Santri tak pernah gentar dalam menghadapi perkembangan dan tantangan zaman. 

Berbangga hatilah, bagi kalian yang masih memiliki kesempatan untuk Nyantri. Yang mana, hal tersebut tak banyak orang faham akan keistimewaan didalam identitas Kesantrian. Karena sesungguhnya seorang santri adalah Individu yang memiliki loyalitas besar terhadap Keagamaan dan Kebangsaan.

Disitulah jiwa nyentrik kesantrian hadir untuk menjawab keadaan zaman. lalu mengapa santri selalu menjadi sorotan sejauh mata dunia memandang dengan penuh kekaguman. Itu semua, karena Santri selalu mampu mengaktualisasikan perkembangan zaman dengan mengkreasikanya kedalam budaya peradaban yang mampu menghadirkan kearifan, sehingga dari kearifan itulah terbentuk sebuah kedamian dan kesejukan mata dunia ketika memandang.

Santri hadir untuk mampu mengkreasi keanehan zaman dengan kemasan yang positif untuk Agama dan Bangsa. Bisa kita rasakan tatapan mata dunia yang terkagum-kagum dengan lembaga Pondok Pesantren yang mampu dan eksis dalam menjawab tantangan zaman. Itu semua karena Santri adalah Sang Penerus Estape perjuangan Peradaban Pendidikan.

Secerca Rasa Mendahsyatkan Asa




Setiap Bangsa memiliki budaya, dan dari budaya itulah akan menarik banyak cinta.

Pondok pesantren adalah lembaga paling unik, sehingga menghadirkan ciri khas dan cita rasa yang berbeda dimata dunia. Indonesia termasuk Negara yang memiliki daya tarik menarik bagi para ilmuan dunia, termasuk keunikan Santri sebagi Ruh dan Pondok Pesantren sebagi tubuhnya.

Keunikan yang tertanam pada Pondok Pesantren adalah Budaya Santrinya,  diantaranya adalah Sarungan, Pecian dan yang paling berkesan adalah metode pendidikan"SOROGAN DAN BANDUNGAN". Disitulah letak banyaknya menghadirkan tarikan Cinta.

Banyak orang merasa bangga menjadi kaum muda yang sangat milenial diluar Kesantrian. Namun, ternyata yang paling milenial adalah Santri.
Mengapa demikin?

1. Santri Lebih dahulu Hidup Mandiri
2. Santri lebih dahulu memahami tantangan zaman, dan
3. Santri lebih dahulu Mengetahui langkah-langkah untuk menjawab tantangan zaman.

Memang Santri banyak belajar dari kitab kelasik, sehingga dari keilmuan itulah ia lebih banyak mendapatkan cara-cara mengarungi kehidupan yang lebih asik.

Penulis : Uta Muhtadin
--------------------------------------------------------------------------------------------------
#gerakan ayo nyantri
#pesantren keren
#gak mondok gak keren
#pondok pesantren al-barokah kadomas-pandeglang
#Ais Banten

Monday, August 13, 2018

ARTIKEL PENDIDIKAN KELASIK SEMAKIN MENARIK



Karya: Uta.Muhtadin


Kini hirup pikuk kehidupan, serasa semakin keras dalam mengahdapi perkembangan zaman. Namun, Santri tak pernah gentar dalam menghadapi perkembangan dan tantangan zaman. 

Berbangga hatilah, bagi kalian yang masih memiliki kesempatan untuk Nyantri. Yang mana, hal tersebut tak banyak orang faham akan keistimewaan didalam identitas Kesantrian. Karena sesungguhnya seorang santri adalah Individu yang memiliki loyalitas besar terhadap Keagamaan dan Kebangsaan.

Disitulah jiwa nyentrik kesantrian hadir untuk menjawab keadaan zaman. lalu mengapa santri selalu menjadi sorotan sejauh mata dunia memandang dengan penuh kekaguman. Itu semua, karena Santri selalu mampu mengaktualisasikan perkembangan zaman dengan mengkreasikanya kedalam budaya peradaban yang mampu menghadirkan kearifan, sehingga dari kearifan itulah terbentuk sebuah kedamian dan kesejukan mata dunia ketika memandang.

Santri hadir untuk mampu mengkreasi keanehan zaman dengan kemasan yang positif untuk Agama dan Bangsa. Bisa kita rasakan tatapan mata dunia yang terkagum-kagum dengan lembaga Pondok Pesantren yang mampu dan eksis dalam menjawab tantangan zaman. Itu semua karena Santri adalah Sang Penerus Estape perjuangan Peradaban Pendidikan.


Sunday, August 12, 2018

JEJAK KAKI ANAK DESA



Ribuan hektar daratan yang terbentang, mengisahkan perjuangan di dalam pengharapan dalam setiap langkah. layaknya sang pengembala, berjalan dari sisi satu ke sisi lain, agar pengharapn itu, mampu untuk dinyatakan.


Kini, waktu seakan menerkam tempat, dan masa seakan menghadirkan kisah ke dalam sejarah yang kelam. Zaid adalah seorang anak dari kalangan sederhana yang berharap menjadi Bangsawan yang dermawan. kini ia memulai langkah demi langkah untuk menuju keilmuan yang masyhur dikalangan para bangsawan. Mulailah ia melangkahkan kakinya untuk menjempu asa yang menggebu-gebu di dalam batinya.

"Mengejar cita-cita itu, bukan sejauh mana kita terus bermimpi. Akan tetapi, telah sejauh mana kita melakukan segala hal untuk meraih mimpi itu". (Uta.Muhtadin)

(Pursuing these ideals, not to what extent we continue to dream. However, it has been how far we have done everything to achieve that dream)". (Uta.Muhtadin)


Pandangan Zaid kini mulai banyak melihat berbagai perbedaan tak seperti tempat yang biasa ia lihat di Desa. Tak tersadar, kini ia banyak menemukan hal-hal baru yang tak lazim ia rasakan sebelum ia berhijrah. Mungkin inilah salah satu makna dari Hijrah, yang akan banyak mengajarkan kita banyak sisi lain di  dalamanya.


"Sejauh mana kita memandang hamparan bumi. Maka sejauh itu pula, kita akan mendapatkan banyak keinginan."(Uta.Muhtadin)

"The extent to which we look at the expanse of the earth. So far that too, we will get many desires." (Uta.Muhtadin)

Hendaklah kita tak lagi banyak berpangku tangan atau banyak menutup mata dari hamparan dunia yang dihadirkan untuk dipandang. jauhkan keangkuhan dan pendamlah ketakutan untuk terus melangkah dalam mengarungi kehidupan.


"Masa adalah sebuah peluang, maka manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya masa ". (Uta.Muhtadin)

"Time is an opportunity, then make the best use of the time". (Uta.Muhtadin)

“ DEBUS “ DUA REBU SEDEKAH SEBAGAI GERAKAN SEDEKAH MENUJUH BERKAH


 Bersedekah merupakan ketinggian derajat seorang Muslim, ditentukan oleh sebesar dan sejauh mana ia memiliki kepedulian atau rasa sosial kepada sesama Muslim lainnya. Juga keutamaan tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Harta bukan untuk ditumpuk-tumpuk kemudian dinikmati sendiri. Seorang Muslim harus ingat bahwa ada kewajiban yang mesti dilakukan terhadap harta itu yang di dalamnya juga ada hak orang lain, agar harta yang diberikan Allah Swt tidak sia-sia dan bisa menjadi bekal hidup yang lebih berkah, baik di dunia maupun di akhirat.

Islam menganjurkan umatnya untuk memperhatikan harta yang dimiliki. Diantaranya, adalah memikirkan terhadap sesama Muslim disekelilingnya yang membutuhkan uluran tangan dari sebagian harta yang dimilikinya. Ini agar orang yang memiliki harta dapat menikmati hartanya dengan baik dan mendapatkan berkah dunia dan akhirat. Selain itu, orang yang bersedekah juga akan mendapatkan pahala. Karena disetiap harta yang dimiliki seseorang, sejatinya ada campur tangan dari Allah Swt. Oleh karenanya, harta yang dimiliki mesti dikelola sesuai dengan petunjuk Allah Swt. Sehingga, sedekah adalah sebuah jalannya. Pada orang yang suka bersedekah, ada jaminan surga dari Allah Swt bahwa sedekah akan melindunginya di hari perhitungan. Dalam bernaung di bawah perlindungan sedekahnya hingga ditetapkan hisab (perhitungan) diantara manusia di yaumil akhir (hari kiamat).

Banyak sekali keutamaan sedekah, selain keutamaan secara konteks beragama, juga sangatlah baik secara konteks hidup bermasyarakat. Sedekah membawa kepada tali persaudaraan yang begitu kuat. Dimana, bila kita mau berbagi kepada sesama Muslim yang membutuhkan, maka akan terciptalah interaksi sosial yang begitu baik dan indah bagi keberlangsungan kehidupan. Inilah yang menjaga Islam sebagai “Rahmatan Lil ‘Alamin”. Namun, perlu pula kita sadari sebagai sesama umat Muslim yang faham terhadap keutamaan-keutamaan bersedekah, terutama berbagi tentang keutaman-keutaman terhadap sedekah terhadap saudara-saudara  disekitar kita, yang mempunyai harta lebih agar maulah a berbaagi terhadap kelebihan harta itu. Karena, masih banyak sebagian dari mereka yang mempunyai harta lebih, enggan mengeluarkan sebagian hartanya. Maka, perlulah kita mengajaknya, agar mau mengeluarkan sebagian kelebihan dari hartannya itu. Mungkin sajah mereka belum faham tentang banyaknya keutamaan, keberkahan dan pahala di dalam sedekah, atau mungkin mereka tidak faham tentang tata cara bagai mana mengeluarkan harta tersebut atau mungkin, siapa sajah orang yang layak menerima pemberianya itu. Sehingga, Baznas adalah sebagai Fasilitator (penyalur) zakat, infak dan Sedekah yang tepat, sebagai salah satu lembaga yang lebih faham dalam menyalurkan dan menggunakan zakat, infak dan sedekah.  Agar tercapailah maksud dan tujuan para pemberi (Muzaki).

      Andaikata kita mau mensyukuri nikmat, yang salah satunya adalah dengan bersedekah, niscaya akan terciptalah hubungan yang sangat harmonis di dalam masyarakat tersebut. Tidak akan terjadi kecemburuan social, yang menyebabkan rasa iri dan dengki. Sebenarnya, adanya perasaan iri dan dengki itu disebabkan karena tidak adanya tali ikatan yang kuat. Orang yang miskin tidak akan iri kepada orang kaya apabila orang kaya tersebut mau berbagi kepada orang miskin tersebut. Kecemburuan sosial tidak pernah muncul jika antara si kaya dan si miskin mau saling mengenal, memahami, dan saling membantu. Dengan demikian nyatalah bahwa sedekah bisa memperkuat tali hubungan dalam masyarakat. Mari bersama kita tanamkan kepedulian untuk orang-orang disekeliling yang membutuhkan bantuan dari apa yang kita punya dan mampu kita bagi, agar terciptalah kesatuan dan persatuan yang utuh. Umumnya bagi Bangsa Indonesia dan khususnya masyarakat Banten. Sesungguhnya, Islam adalah sebuah agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai baik yang patut kita jaga dan kita laksanakan. Diantarnya adalah dengan menolong sesama. Sehingga, kebersamaan melahirkan nilai keberkahan yang begituh indah. Sedekah bukan hanya menjadikan nilai ibadah sajah. Akan tetapi, mampuh menjaga terhadap nilai kearifan umat.

Namun, terkadang banyak orang salah kaprah dalam hal memberikan sedekah. Diantarnya adalah tentang kepada siapa mereka memberikan sedekah yang baik. Karena, bisa dilihat dibeberapa tempat yang mana, banyak para pengemis. Ini merupakan fenomena yang tidak asing lagi. Namun, hal itu tidak saja akibat penanganan yang kurang tepat dan serius dari Pemerintah, melainkan juga disebabkan adanya potensi besar para pengemis dalam memperoleh pendapatan melalui sedekah di jalanan atau datang ke rumah-rumah warga. “Mungkin awalnya mereka ada di jalanan karena faktor ekonomi serta untuk memenuhi gaya hidup, tapi lama-kelamaan menjadi profesi karena banyak masyarakat yang dalam hal memberikan sedekah di jalanan, sehingga bagi para pengemis, ini adalah sebagai peluang. Untuk itu, masyarakat dihimbau cerdas dalam menyalurkan zakat atau sedekahnya pada lembaga amil zakat supaya terdistribusi dengan tepat, karena, pengemis yang berkeliaran belum tentu pihak yang benar-benar membutuhkan. Bisa saja merupakan kelompok yang telah terorganisir dalam memanfaatkan hal itu. Pelu diingat bahwasanya sedekah dengan cara yang salah akan menimbulkan masalah. Apalagi tidak tahu pasti siapa mereka. Bisa saja mereka para donator sedekah dimanfaatkan oleh pengemis di jalanan sebagai sarana mencari uang. Yang demikianlah disebut dengan pemberian sedekah yang kurang baik. Sehingga, Pemerintah supaya gencar melakukan penertiban yang dibarengi dengan pembinaan dan pendataan, sehingga warga yang benar-benar kurang mampu dapat dibantu, sedangkan kelompok pengemis yang terorganisir bisa diberikan sanksi. Penertiban memang sudah giat, tapi setelah itu harus didata. Mana yang benar-benar orang membutuhkan, mana yang hanya memanfaatkan kesempatan. Kalau ada datanya, yang miskin bisa diberi bantuan dari amil zakat seperti BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional). Terkhusus bagi masyaraka Banten, agar dalam hal memberikan sedekah atau zakat yang kita berikan tepat sasaran dan tersampaikan kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan. Khususnya untuksaudara kita yang terletak di Provinsi Banten.

DEBUS (Dua ribu sedekah) merupakan kegiatan yang akan dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Banten. Semoga kegiatan ini mampuh menjadikan kegiatan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat Banten. Bahwasanya, BAZNAS adalah Lemabaga yang benar-benar peduli terhadap kaum dhuafa dan mereka para kaum dhuafa bisa lebih diperhatikan oleh kaum-kaum yang mempunyai harta lebih khususnya, umumnya Pemerintah Provinsi Banten. Demi terciptanya sebuah kebersamaan dan kerukunan Umat. Selain dalam menggapai nilai ibadah dan  berkah di dalam melaksanakanya, juga pasti mampu melahirkan rasa kebersamaan yang utuh. Semoga juga menjadi sebuah rangsangan yang positif, agar semua elemen masyarakat mau menyisihkan sebagian hartanya dan disalurkan kepada Lembaga yang benar-benar tepat dalam meksimalkan penyalurkan zakat dan sedekah kepada kaum-kaum yang layak menerimanya, tentu juga bisa membantu Pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan bagi masyarakat yang ada di wilayah Banten.


Berikut Beberapa Berkah Bila Anda Cinta Sedekah :

1. Sedekah adalah pembuka rejeki. Memang benar, anda akan kehilangan uang, tapi disaat
    bersamaan anda juga sedang mengundang rejeki yang jauh lebih banyak.

2. Sedekah membuat anda lebih pantas untuk mendapatkan kebaikan yang jauh lebih besar.

3. Sebelum mendapatkan sesuatu yang besar, bersedekahlah dengan sesuatu yang besar.
Karena hal itu akan menjamin hal besar tadi bisa anda nikmati untuk waktu yang lama.

4. Orang yang rajin bersedekah adalah perpanjangan tangan dari Allah yang maha pemberi
rezeki. Maka wajarlah jika ia juga memiliki rezeki yang melimpah.

5. Bersedekahlah hari ini, dan bersedekahlah hari esok, dan tetaplah bersedekah di hari-hari
selanjutnya. Jika kebisaaan anda seperti ini, rezeki melimpah pasti sangat tergoda untuk
mendatangi anda. 

6. Jika doa orang lemah mudah didengar Allah, maka bersedekah kepada mereka membuat
anda selalu diperhatikan oleh Allah.



Sungguh dahsyatnya mozaik bagi orang-orang yang cinta terhadap perbuatan berbagi. Tak ada kerugian yang menimpa orang-orang yang mengeluarkan sebagian dari hartanya di jalan Allah. Jaminan yang sangat besar dan banyak dipertegas di dalam Al-Qur’an dan hadits Lalu apakah kita menyia-nyiakan hal tersebut? Tentu tidak! Mari kita berbagi dari harta yang kita punya Namun kebalikan ancaman yang amat pedih bagi orang-orang yang tamak dan kikir terhadap yang enggan ia bagi dari harta yang dia miliki. Janganlah kita menjadi orang yang tamak dan kikir. Harta pada hakikatnya hanyalah titipan atau amanh yang perlu kita maksimalkan tentang keberadaanya di dalam kebaikan yang telah dianjurkan oleh agama.


 Berikut Ini Beberapa Hadits Rasulullah Saw :

لاَتَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْئًا وَلَوْ اَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ
Artinya :“Janganlah kamu menyepelekan kebaikan sedikitpun walaupun kamu bertemu saudaramu dengan wajah sumringah” (H.R. Muslim).

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَةٌ
Artinya :“Senyumanmu terhadap wajah saudaramu bernilai shadaqah untukmu”.
(H.R. Ibnu Hibban).

Saturday, August 11, 2018

RAGAM BUDAYA INDONESIA YANG EKSOTIS DIMATA DUNIA





Indonesia dikenal dunia karena kekayaan budaya, keseniannya, suku bangsa dan bahasa daerah. Selain itu, tanah Indoneia yang luas juga menjadikan Indonesia kaya akan hewan dan tumbuhan. Bumi Indonesia juga kaya sumberdaya alam.

Indonesia adalah negara yang memiliki suku bangsa dan bahasa daerah paling banyak di dunia. Ada ribuan suku yang menghuni tanah air. Ada ribuan jenis pulau kebudayaan dan kesenian di Indonesia. Contohnya, Pakaian Adat, Rumah Ada, Tarian, dan Lain-lain. Masing-masing suku di Indonesia memiliki adat istiadat yang berbeda-beda. Mereka juga memiliki cara merayakan kegembiraan yang berbeda juga. Tarian, Nyanyian, dan Alat Musik Tradisional.





v  Gamelan 

Gamelan adalah alat musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Pada instrumennya/alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul/menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda. Orkes gamelan kebanyakan terdapat di pulau JawaMaduraBali, dan Lombok di Indonesia dalam berbagai jenis ukuran dan bentuk ensembel. Di Bali dan Lombok saat ini, dan di Jawa lewat abad ke-18, istilah gong lebih dianggap sinonim dengan gamelan.




v  Karapan sapi 
Merupakan istilah untuk menyebut perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Pulau MaduraJawa Timur. Pada perlombaan ini, sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu (tempat joki berdiri dan mengendalikan pasangan sapi tersebut) dipacu dalam lomba adu cepat melawan pasangan-pasangan sapi lain.
Awal mula kerapan sapi dilatar belakangi oleh tanah Madura yang kurang subur untuk lahan pertanian, sebagai gantinya orang-orang Madura mengalihkan mata pencahariannya sebagai nelayan untuk daerah pesisir dan beternak sapi yang sekaligus digunakan untuk bertani khususnya dalam membajak sawah atau ladang.


v  Keris
Keris adalah senjata tradisional dari Indonesia yang diyakini mengandung kekuatan magis atau supranatural. Keris biasanya digunakan oleh para anggota kerajaan sebagai senjata pusaka yang dituakan. Keris sendiri telah digunakan di Indonesia sejak abad ke-9, keris terbuat  dari logam berkualitas, bahkan untuk keris kuno, banyak ditemukan terbuat dari bahan logam meteor yang jatuh kebumi. Menurut para peneliti keris kuno setidaknyamengandung unsur logam titanium, suatu bahan yang baru pada abad 20 digunakan sebagai bahan pelapis kendaraan untuk  luar angkasa . 

Gagang keris sendiri biasanya terbuat dari tulang belulang, kayu, ataupun tanduk binatang.UNESCO juga mengakui Keris sebagai “Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity” pada tanggal 25 November 2005.



v Lompat Batu
Lompat Batu adalah sebuah tradisi yang berasal dari Nias Selatan, jangan lewatkan berkunjung ke Desa Adat Bawomataluo. Tepatnya di Desa Bawomataluo, yang berdiri sekitar tahun 1830-an ini berada diketinggian 270 mdpl, merupakan wilayah tertinggi di Nias Selatan. Konon, tingginya wilayah ini melambangkan kekuasaan dan kekuataan kerajaan pada masa lampau.

Tradisi lompat batu atau dalam bahasa setempat disebut Fahombo, hanya untuk laki-laki di Nias. Menurut Methodius Zhagoto (20), pemuda Desa Bawomataluo yang mendampingi kami saat menyaksikan tradisi ini, sejarah lompat batu bermula dari syarat pemuda desa sudah bisa ikut berperang atau belum. 

Dahulu perang antar wilayah sering terjadi. Setiap wilayah biasanya dipagari dengan bambu setinggi dua meter atau lebih. Untuk bisa ikut berperang dan diterima sebagai prajurit raja, seorang pemuda harus bisa melompati bambu yang memagari wilayah lawan. Selain itu, pemuda yang mampu melompati tumpukan batu setinggi 2 meter dan tebal 40 cm ini dianggap telah dewasa dan matang secara fisik.


v  Tari pendet
Tari pendet merupakan salah satu tarian selamat datang yang paling tua di Pulau Bali. Menarikan tarian ini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan spiritual masyarakat Hindu di Bali.

Jenis tarian penyambutan ini dibawakan oleh sekelompok remaja putri yang masing-masing membawa mangkok perak yang berisi bunga warna-warni. Dan pada bagian akhir tarian, para penari menaburkan bunga-bunga yang mereka bawa ke arah penonton atau tamu yang disambut, sebagai ucapan selamat datang.

Penggagas tarian ini adalah dua seniman kelahiran desa Sumertha, Denpasar, yaitu I Wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng. Keduanya menciptakan tari Pendet penyambutan dengan empat orang penari yang dipentaskan sebagai bagian dari pertunjukan kepariwisataan di sejumlah hotel yang ada di Denpasar, Bali. Dan pada tahun 1961, I Wayan Beratha mengembangkan tarian ini dan menambah jumlah penarinya menjadi lima orang, seperti yang sering ditampilkan sekarang.

SUARA CATATAN SANTRI, UNTUK SANG KIYAI KAMI



Karya : Uta.Muhtadin



Mohon Maaf kami sampaikan kepada Ayahanda yang kami sangat Ta’dzimi dan kami sangat cintai, apabila catatn ini kurang sopan !

Kami hanya ingin sekedar mencurhatkan isi hati kami, semenjak kami menerima kabar berita tentang Ayahanda di Deklarasikan menjadi Calon Wakil Kepala Negara. Kini, kegundahan demi kegundahan semakin kuat menyelimuti hati kami, serta ketakutan demi ketakutan yang seakan berbisik selalu  kepada kami.

Hal tersebut karena kami teringat kata-kata mutiara dari “Imam Al-Ghazali” dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin juz II mengatakan yang artinya :

“Sesungguhnya, kerusakan rakyat di sebabkan oleh kerusakan para penguasanya, dan kerusakan penguasa disebabkan oleh kerusakan ulama, dan kerusakan ulama disebabkan oleh cinta harta dan kedudukan, dan barang siapa dikuasai oleh ambisi duniawi ia tidak akan mampu mengurus rakyat kecil, apalagi penguasanya. Allah-lah tempat meminta segala persoalan.” (Ihya’ Ulumuddin II hal. 381).

Tukilan di atas yang kami kutif adalah sebagian Kata Mutiara yang telah kami Tabayunkan dari kabar berita yang semakin menguat selama ini. yaitu tawaran kedudukan Jabatan sebagai wakil kepala Negara kepada Ayahanda.


Lalu, apakah Ayahanda yang selama ini kami jadikan sebagi orang tua dan kiyai kami, Sang penasehat Bangsa ini, yang kami rasa Ayahanda telah tepat memiliki jabatan yang sangat terhormat di Negara ini, yaitu Ketua Umum Majlis Ulama Indonesia (MUI), sebagi pemimpin para U’lama, sang penasehat Bangsa, terkhusus juga Ayahanda sebagai Penasehat Pemimpin di Negri ini. Apkah jabtan itu serasa Ayahanda rasakan masih kurang tepat ?


Sesungguhnya yang sangat kami takutkan dari kedudukan Wakil Kepala Negara kelak apabila Allah berkehendak kepada Ayahanda, adalah keragu-raguan untuk menegakan antara Hak dan Batil serta Amal ma’ruf Nahi Munkar. Karena batasan-batasan pengambilan keputusan dari jabatan itu. Termasuk karena ketakutan akan kehilangan sebuah jabatan. Maka dari itu, Wahai Ayahanda kami, Sang Panutan Kami dan Guru dari seluruh Santri di Negri ini, kami memohon kepada Ayahanda untuk memikirkan kembali keputusan yang Ayahanda Pilih selama ini.


Kami berharaf curhatan kami ini bisa sampai kepada Ayahanda dan mampu Ayahanda memberikan Nasehat kepada kami, untuk menghilangkan kegundahan demi kegundahan yang semakin kuat menyelimuti hati kami, serta ketakutan demi ketakutan yang seakan selalu berbisik kepada kami.

“Biarlah Saya Jadi Suluh Di Tengah Kelam, Setetes Embun Di Tengah Sahara”. (UAS)



Banten, 11 Agustus 2018
Penulis,
Uta.Muhtadin




KEANEHAN DUNIA TERHADAP KEKAYAAN INDONESIA




Indonesia merupakan Negara yang dilintasi oleh garis khatilistiwa. Sebagai negara yang tidak hanya menawarkan pesona keindahan alamnya, Indoneskia juga memiliki kekayan  budanyanya, yang memang sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia.
Kayanya Budaya di Indonesia yang telah diakui oleh dunia dan sudah tercatat oleh UNESCO, bahkan tidak sedikit warga negara asing (WNA) yang tertarik dengan kekayaan budaya Indonesia dan tidak segan-segan mengeluarkan biaya untuk tinggal di Indonesia untuk belajar budaya yang dikaguminya ini.

Sebagai warga Indonesia sudah sepantasnya kita turut bangga denga kebudayaan yang telah ada di negara tercinta ini, dan sudah selayaknya ingin mewarisi budaya ini dengan mempelajarinya agar tidak kalah dengan warga negara asing yang justru sangta menghargainya.

Berikut beberapa warisan-warisn budaya Indonesia yang mendunia :


v  Wayang
Wayang merupakan seni pertunjukan yang dimainkan oleh seorang dalang dan biasanya diiringi musik gamelan dan suara merdu soerang pesinden. Kisah yang diceritakan dalam lakon pewayangan biasanya berkisar tentang kisah para punakawan seperti Petruk, Semar, bagong, dan Gareng.


v  Batik

Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang terkenal di manca negara, setiap orang di Indonesia paling tidak memiliki pakaian batik dalam lemarinya, sebagai persiapan untuk menghadiri berbagai acara-acara formal. Batik sendiri dihasilkan dari cara yang sangat unik yaitu menuliskan lilin panas ke atas kain menggunakan canting. Batik sudah dikenal sejak kerajaan majapahit dan terus berkembang hingga saat ini dengan berbagai macam motif dan kreasi.


v  Tari Pendet
Tari pendet pendet semula adalah sebuah tarian yang dibawakan oleh seorang wanita yang dipertunjukan sebagai kegiatan pemujaan di pura, hingga pada akhirnya tari pendet mulai berkembang sangat pesat dan dijadikan sebuah tari yang melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke dunia. Seriring dengan perkembangan jaman, tari pendet yang tadinya merupakan simbol penyambutan terhadap dewata semakin berkembang menjadi sebuah tarian penyambutan untuk tamu sebagai ucapan selamat datang.

v  Reog Ponorogo
Reog Ponorogo merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Timur, Reog Ponorogo adalah salah satu kesenian tradisional yang berupa tarian yangsampai saat ini masih terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat setempat. Sebagai daerah yang terkenal sebagai kota asal reog ponorogo gerbang kota ini dihiasi oleh dua sosok yang biasanya tampil dalam pertunjukan reog, yaitu sosok Warok dan Gemblak.

Dalam pementasan Reog Ponorogo tidak ada skenario tarian yang pasti dan paten, biasanya seniman reog mementaskan berdasarkan aadegan yang telah dipelajarinya dengan tambahan gerak mengayun-ayunkan bagian kepala reog, kadang kala pementasan reog juga mengikutsertakan para penonton, pemain reog kadangkala berinteraksi dengan penonton, tentu saja dengan selalu memperhatikan intruksi dari pemain dan dalang.

Kepuasan dari penonton adalah hal wajib dalam pementasan reog, adegan  demi adegan dipentasakan dengan apik oleh penari reog seperti adegan singa barong yang merupakan adegan yang sangat disukai oleh penonton, adegan ini berupa pemain reog memakai topeng berbentuk kepal singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu burung merak, yang beratnya bisa mencapai 50-60 kilogram. pertunjukan reog menggunkan topeng yang dibawa oleh penarinya menggunakan gigi. Selain membutuhkan latihan dan fisik yang kuat, dipercaya juga kekuatan membawa beban oleh seorang penari reog didapat ari latihan spiritual berupa puasa danbertapa.


v  Tari Barong dari Bali
Salah satu pertunjukan tari yang sangat terkenal dari nusantara adalah tari barong yang berasal dari Bali. Barong sendiri adalah tarian khas bali yang sudah ada sejak peradaban kebudayaan pra hindu. Tarian ini menggambarkan pertarungan antara kebaikan melawan kebathilan, Barong sebagai lambang kebaikan melawan rangda yang merupakan simbol kejahatan.


v  Sendra Tari Ramayana
Sendratari ramayana merupakan gabungan dari pementasan tari dan juga pementasan drama tanpa dialog, tarian ini diangkat dari kisah pewayangan ramayana. Sendratari ramayana pertama kali dipentaskan pada tahun 1961 di Candi prambanan pada setiap hari selasa, kamis, dan sabtu. pementasanya sangat artistik karena berada di panggung terbukan dengan panorama candi prambanan.


v  Tari Saman
Tari Saman merupakan tarian yang berasal dari suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat daerah setempat. Syair yang digunakan dalam tarian Saman menggunakan campuran bahasa Arab dan bahasa Gayo. Dalam beberapa referensi menyebutkan bahwa tari Saman di Aceh didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari daerah Gayo di Aceh Tenggara.

Tarian saman termasuk menjadi salah satu tarian yang cukup unik,kerena hanya menampilkan gerak tepuk tangan gerakan-gerakan lainnya tanpa adanya pergeseran dan liak-liuk anggota tubuh lain dan kaki, penamaan dari gerakan pada tarian saman ini ada guncang, kirep, lingang, surang-saring (semua nama gerakan tari saman dalam bahasa Gayo) Tari Saman dari Gayo Lues dan sekitarnya di Provinsi Aceh resmi diakui dan masuk dalam daftar warisan budaya tak benda yang memerlukan perlindungan mendesak UNESCO, pada Sidang akbar tahunan yang dihadiri lebih dari 500 anggota delegasi dari 69 negara, LSM internasional, pakar budaya dan media di Bali pada 22 – 29 November 2011

SANTRI NGAJI GERHANA

NGAJI GERHANA SANTRI NGAJI GERHANA  Matahari dan bulan merupakan dua makhluk Allah Subhanahu wa ta’ala yang sangat akrab dal...